Gelombang
Definisi Gelombang
Gelombang merupakan salah satu peristiwa fisika laut yang besar artinya bagi manusia baik di laut maupun di daerah pesisir. Fenomena naik-turunnya permukaan laut tersebut mulai dipelajari karakteristiknya sejak abad XIX. (Rahardjo, 2004).
Gelombang laut adalah faktor penting yang sangat menentukan dalam proses dinamika pantai, baik berupa abrasi (erosi atau pengikisan pantai) maupun akresi (sedimentasi atau penambahan pantai) yang banyak menimbulkan permasalahan dalam kegiatan di daerah pantai. Gelombang dapat menimbulkan arus dan transport sediment dalam arah tegak lurus dan sepanjang pantai yang akhirnya akan mempengaruhi bentuk pantai (Rahardjo, 2004).
Gelombang Laut Dalam
Menurut Pond dan Pickard (1983) dalam Rahardjo (2004) bila kedalaman relatif (d/L) sama atau lebih besar dari ½ , maka gelombang tersebut sebagai gelombang laut dalam dan dikenal pula sebagai gelombang pendek. Pada keadaan tersebut (d/L > 0.5); atau kedalaman sama atau lebih dari setengah panjang gelombang), nilai tanh (2πd/L)=1.
Gelombang Laut Dangkal
Menurut Pond dan Pickard (1983) dalam Rahardjo (2004) gelombang ini dicirikan dengan nilai kedalaman relatif (d/L) yang sama atau kurang dari 1/20 (< 0.05) panjang gelombang. Gelombang laut dangkal sering disebut sebagai gelombang panjang. Nilai tanh 2πd/L pada keadaan ini adalah sama dengan 2πd/L itu sendiri.
Gelombang Laut Transisi
Gelombang ini terjadi bila kedalaman relatif (d/L) lebih kecil dari 0,5 dan lebih besar dari 0,05 < d/L < 0,5.
Gelombang merupakan salah satu peristiwa fisika laut yang besar artinya bagi manusia baik di laut maupun di daerah pesisir. Fenomena naik-turunnya permukaan laut tersebut mulai dipelajari karakteristiknya sejak abad XIX. (Rahardjo, 2004).
Gelombang laut adalah faktor penting yang sangat menentukan dalam proses dinamika pantai, baik berupa abrasi (erosi atau pengikisan pantai) maupun akresi (sedimentasi atau penambahan pantai) yang banyak menimbulkan permasalahan dalam kegiatan di daerah pantai. Gelombang dapat menimbulkan arus dan transport sediment dalam arah tegak lurus dan sepanjang pantai yang akhirnya akan mempengaruhi bentuk pantai (Rahardjo, 2004).
Gelombang Laut Dalam
Menurut Pond dan Pickard (1983) dalam Rahardjo (2004) bila kedalaman relatif (d/L) sama atau lebih besar dari ½ , maka gelombang tersebut sebagai gelombang laut dalam dan dikenal pula sebagai gelombang pendek. Pada keadaan tersebut (d/L > 0.5); atau kedalaman sama atau lebih dari setengah panjang gelombang), nilai tanh (2πd/L)=1.
Gelombang Laut Dangkal
Menurut Pond dan Pickard (1983) dalam Rahardjo (2004) gelombang ini dicirikan dengan nilai kedalaman relatif (d/L) yang sama atau kurang dari 1/20 (< 0.05) panjang gelombang. Gelombang laut dangkal sering disebut sebagai gelombang panjang. Nilai tanh 2πd/L pada keadaan ini adalah sama dengan 2πd/L itu sendiri.
Gelombang Laut Transisi
Gelombang ini terjadi bila kedalaman relatif (d/L) lebih kecil dari 0,5 dan lebih besar dari 0,05 < d/L < 0,5.