Techlife; eyeist.com Belajar Fotografi Berbasis Web
Tentu yang dimaksud memudahkan bukan sekedar upload atau berbagi di jejaring social, tapi lebih kepada proses pembelajaran berbasis layaknya e-learning. Meski pola pembelajaran berbasis internet bukan sesuatu yang baru, namun di dunia fotografi kelas dunia dengan para fotografer merupakan terobosan yang baru.
Eyeist.com yang berkantor pusat di Los Angeles ini mampu menciptakan layanan ulasan fotografi berbasis web dengan memberikan panduan khuss dan feedback pada gambar yang dikirimkan - secara real time - dari mana saja di seluruh dunia. Tujuannya untuk menghasilkan gambar dengan segala tekniknya yang lebih baik.
Konsep ini diciptkanan dan dikembangkan oleh trio spesialis, di Fotografi Bisnis Allegra Wilde, Konsultan untuk Industri Fotografi Micah dan Jessie Diamond - keduanya fotografer veteran professional, bersama Pengembang Terdepan Doug Dawin.
Antarmuka Eyeist dibangun dari bawah ke atas untuk memungkinkan kolaborasi live antara fotografer dan reviewer hanya menggunakan web browser - tanpa perlu software tambahan yang harus diunduh atau dikonfigurasi. Dengan cara seperti ini, pameran, lokakarya, konvensi, seminar dan sebagainya yang merupakan tradisi dalam belajar dan memahami fotografi bersama fotografer [rofessional, kini dapat dilakukan secara online tanpa dibatasi tempat dan waktu.
"Ini sangat penting untuk kita memberikan kepuasan layanan kepada sesorang mengenai pengetahuan dan apa saja soal fotografi," Kata Pendiri Allegra Wilde. Ditambahkan bahwa layanan web yang ditawarkan mudah diakses, terjangkau dan menyenangkan, dan pintunya selalu terbuka untuk siapa saja tanpa melihat pengalaman di level apa pun. Antarmukanya bersih, simpel dan mudah digunakan.
Hebatnya, perusahaan ini membentuk tim lebih dari 50 reviewers (pengulas) yang keahliannya sangat dihormati dan memiliki otoritas di berbagai bidang termasuk Editor Foto, Penerbit, Fotografer, Agen Foto, Galeri, Kurator Museum dan sebagainya. Biayanya terjangkau mulai dari $100.00 - $350.00
Disadur dari Majalah Techlife, November 2012