Header Ads

Techlife ; UKM dalam Bahaya

Dibanding perusahaan-perusahaan besar, usaha kecil dan menengah (UKM) lebih banyak menderita karena malware. Juga kesadaran mereka untuk melindungi diri dari malware masih ketinggalan dibanding perusahaan besar. Hal tersebut berdasarkan hasil survey Global IT Security Risk, yang dilakukan B2B International untuk Kaspersky Lab. Survei ini diadakan pada Juli 2012 mengumpulkan opini dari 3300 professional keamanan IT di 22 negara.

Hasil survey Global IT Security Risk menemukan bahwa UKM umumnya lebih rentan terhadap virus, worm, spyware dan program berbahaya lainnya. Sebanyak 63 persen perusahaan kecil dan 60 persen perusahaan menengah pernah menghadapi masalah malware dalam jaringan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sebaliknya, perusahaan2 yang lebih besar, cenderung lebih menderita karena ancaman lain, seperti kegiatan mata2 perusahaan, phising, dan serangan DDos.

Penelitian yang sama menunjukkan bahwa perusahaan yang lebih kecil, mengimplementasikan langkah-langkah keamanan IT yang kurang baik disbanding perusahaan besar. Sebanyak 19 persen perusahaan kecil dan 15 persen perusahaan menengah bertindak reaktif, dimana baru focus pada keamanan IT setelah terjadi masalah.

Dari temuan Global IT Security Risk menunjukkan kalau UKM berada dalam bahaya karena lemahnya keamanan IT mereka. Demi menjaga keamanan bisnis, pihak Kaspersky Lab menyarankan pelaku UKM mengubah sikap terkait risiko dan meningkatkan perlindungan.


Disadur dari Majalah Techlife, November 2012
Diberdayakan oleh Blogger.