Kondisi Umum Perairan Kepulauan Seribu
Kondisi
Umum Perairan Kepulauan Seribu
Secara
geografis, Kepulauan Seribu merupakan gugusan pulau pulau kecil yang berada di
perairan laut utara Jakarta. Kepulauan Seribu terletak pada 106020’00”
BT hingga 106057’00” BT dan 5010’00” LS hingga 5057’00”
LS.
Menurut
UU no. 34 tahun 1999 dan PP no. 55 tahun 2001, Kepulauan Seribu merupakan
Kabupaten Administratif yang terdiri dari 110 pulau, dimana diantaranya
terdapat 10 pulau yang berpenghuni (BPS, 2005).
Iklim di kawasan Kepulauan Seribu
adalah iklim tropis yang didominasi dua musim, yaitu musim barat dan musim
timur. Musim barat berlangsung mulai akhir November sampai akhir Februari.
Musim timur berlangsung mulai akhir Mei sampai akhir Agustus. Di antara kedua
musim ini terdapat musim pengalihan.
(LAPI-ITB,
2001).
Perairan Kepulauan Seribu mempunyai
karakteristik pasang surut jenis campuran dominan ganda dengan range mencapai 80 cm. Tinggi gelombang
sangat bervariasi antara 0,5-1,5 m. Kecepatan arus diperairan ini tergolong
lemah, kecuali di daerah antar pulau, akibat massa air melewati bagian yang
relatif sempit. Variasi salinitas secara horizontal di perairan ini juga
relatif sama. Salinitas rata-rata berkisar 300/00 - 40 0/00.
Variasi rata-rata suhu di perairan Kepulauan Seribu berkisar antara 28,50
C – 310 C. (LAPI-ITB, 2001). Umumnya, sebaran suhu horizontal
tidak terlalu bervariasi akibat dari pengaruh penetrasi cahaya matahari yang
sama di setiap perairan di Kepulauan Seribu.
Simbolon,
Leonardo U. 2011. Analisis Pendugaan Target Strength Terhadap Ukuran
Panjang Ikan Demersal Dalam Kondisi Terkontrol di Perairan Pulau Kongsi,
Kepulauan Seribu [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.