Header Ads

Cloud Sangat Evolusioner dan Pragmatis Andreas Kagawa ; Country Manager VMware Indonesia

Sumber : www.vmware.com

Setelah membuka kantor cabang di Indonesia sejak tahun 2008, VMware telah memiliki beberapa pelanggan dari perusahaan penyedia layanan Cloud computing di Indonesia. Menurut Andreas Kagawa, Country Manager, VMware Indonesia, melalui teknologi virtualisasi, UKM dapat bersaing dan lebih cepat tanggap terhadap kebutuhan pelanggan dan mitra. Selain itu, divisi TI menjadi lebih responsive terhadap tuntutan usaha, dan menjadi innovator yang mendorong inisiatif bisnis baru daripada sebelumnya dimana meraka hanya bertindak sebagai pendukung operasional.

Berikut adalah petikan wawancaranya dengan majalah SME :

Cloud dianggap memiliki kelebihan dalam hal fleksibilitas dan mengurangi biaya dalam perspektif bisnis, serta menawarkan alokasi sumber daya yang dinamis. Bagaimana anda menilai hal itu?
Baik itu perusahaan besar atau perusahaan kecil yang tengah berkembang, satu hal yang pasti adalah bisnis umumnya selalu mencari upaya untuk menekan biaya, meningkatkan fleksibiltas TI dan bisa terus tumbuh tanpa masalah. Untuk melakukan hal itu, bisnis perlu menjamin bahwa infrastruktur TI tidak mengalami downtime, bahkan saat terjadi bencana sekalipun. 

Khusus untuk UKM, mereka menghadapi tantangan unik, yaitu menjamin aplikasi selalu tersedia secara berkualitas dan mengelola infrastruktur TI yang kian kompleks. UKM harus melakukan itu dengan anggaran yang terbatas –tidak sebesar seperti pada umumnya. Para end-user (pengguna akhir) di UKM mengharapkan sumber daya makin fleksibel dan mudah diakses dari berbagai perangkat. Masalahnya, mereka terbentur dengan solusi email saat ini yang hanya dapat diakses lewat desktop atau dengan kemampuan yang terbatas saat kondisi offline (tidak tersambung ke internet).


Sumber : www.mnn.com

Layanan apa yang ditawarkan oleh VMware?
Visi VMware untuk mewujudkan Cloud ini sangat revolusioner dan pragmatis namun tidak berdampak pada investasi yang sudah ada. Solusi VMware membantu TI mencapai target total biaya kepemilikan TI atau total cost of ownership (TCO) dengan tiga cara. Pertama, meminimalisir investasi yang tidak perlu untuk infrastruktur TI. Kedua, menyediakan instrument-instrumen yang diperlukan untuk efisiensi manajemen dan pemeliharaan. Ketiga, menghindari technology lock-in, yakni kondisi dimana TI perusahaan “terkunci” pada satu teknologi tertentu.

Selain itu, solusi VMware juga memudahkan TI untuk membangun infrastruktur TI yang hemat biaya, mudah dikendalikan sendiri, dinamis dan sangat efisien. Solusi VMware bisa diakses dengan mudah karena bersifat self-service, memudahkan provisi dan distribusi sumber daya komputasi sehingga TI bisa lebih cepat tanggap terhadap perubahan tuntutan bisnis.

Bagaimana anda melihat Cloud untuk UKM di Indonesia? Sebab dalam suatu riset dikatakan bahwa sector UKM di Indonesia ternyata masih minim menggunakan computer sebagai saranan mendukung operasi bisnisnya?
Sebenarnya, perusahaan apapun bisa mengadopsi virtualisasi dan Cloud computing. (Terkait dengan layanan yang diberikan) sebuah UKM dapat melindungi usahanya dengan VMware vSphere, platform virtualisasi terdepan di industry, yang menawarkan kontuinitas bisnis bagi aplikasi anda.

Solusi VMware juga memungkinkan UKM berhemat dalam beberapa hal. vSphere misalnya membantu mengonsolidasikan beban kerja server dan mengotomasi pengelolaan untuk mencapai penghematan waktu dan biaya, sementara solusi View kami memungkinkan pengelolaan desktops terpusat bagi karyawan atau perusahaan yang beroperasi di daerah terpencil. Untuk menghemat biaya aplikasi, Zimbra menawarkan solusi penggabungan email yang kaya fitur tapi biayanya hemat. Ini berarti end-user dapat terus menggunakan aplikasi email client.


Sumber : www.fitcom.co


VMware menawarkan portofolio end-user computing (EUC) yang berupaya membebaskan karyawan dan organisasi TI dari pendekatan komputasi tradisional yang sudah berlangsung selama puluhan tahun, bisa dijelaskan kembali tentang hal itu? Dan apa yang membedakan dengan portofolio lainnya?
Infrastruktur komputasi end-user saat ini sangat dinamis; karyawan semakin bergantung pada aneka ragam perangkat. Kondisi ini merupakan tantangan tersendiri bagi TI dalam mengelola end-user dan aplikasinya yang mereka pakai secara aman.

Solusi end-user computing (EUC) dari VMware memanfaatkan virtualisasi untuk memodernisasi kerja desktop sehingga dapat dikelola secara independen melalui Cloud. Dengan cara kerja baru ini, pengguna bisa mengakses aplikasi, data dan layanan secara aman dari aneka ragam perangkat komputasi, termasuk PC, Mac, thin clients maupun perangkat mobile


Sumber : www.dcloudcomputing.com

VMware juga menawarkan solusi aplikasi tervirtualisasi, seperti messaging, email, calendar serta kolaborasi dengan menggunakan arsitektur modular yang memungkinkan akses terhadap data dan storage sehingga dapat didistribusikan dan dikelola melalui beragam layanan Cloud.

Tren teknologi saat ini didominasi oleh adanya social media yang menggunakan public cloud infrastructure. Hal ini juga merupakan pendorong utama lajunya penetrasi mobile cloud, khususnya pengguna perseorangan maupun usaha kecil dan menengah. Bagaimana anda menilai hal ini?
Mobile Cloud computing adalah sebuah istilah yang merujuk pada infrastruktur dimana penyimpanan data dan pengelolaannya dilakukan di luar perangkat mobile dari mana sebuah aplikasi diluncurkan. Untuk pelanggan tertentu, aplikasi mobile berbasis Cloud mirip aplikasi yang dibeli atau diunduh dari mobile application store seperti iTunes. Namun, aplikasi itu dijalankan di “Cloud” bukan dari perangkat genggam itu sendiri. Saat diluncurkan di layar awal iPhone, misalnya, aplikasi ini akan bekerja seperti aplikasi lainnya yang tertanam di iPhone, tapi kemampuan processing dijalankan oleh Cloud.

Ini perlu waktu sebelum mobile Cloud mulai ramai dipakai di pasar, tapi yang tersedia saat ini dari VMware adalah kemampuan untuk pelanggan mengakses aplikasinya dengan aman, termasuk juga data dan layanan dari perangkat apapun dengan menggunakan solusi VMware seperti VMware View, Horizon Application Manager dan Horizon Mobile. Perangkat ini termasuk PC, Mac, thin clients atau perangkat mobile.

Sumber : SME Magazine, Edisi Indonesia/Oktober 2012
Diberdayakan oleh Blogger.