IMI Goes To Campus Benarkah Nenek Moyangku SEORANG PELAUT?
Sumber : www.lunar-srv.blogspot.com
Kalangan akademisi diminta untuk terus menggelorakan
semangat maritime di Indonesia, khususnya para mahasiswa agar menjadi ujung
tombak bangkitnya maritime Indonesia.
Dirjen KP3K,
Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sudirman Saad mengemukakan hal itu dalam
sambutannya pada “IMI Goes To Campus di
Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Jakarta, bertajuk “Benarkah Nenek
Moyangku Seorang Pelaut?”
Sumber : www.sentralbali.com
Sudirman meminta kepada
mahasiswa untuk menggelorakan kembali semangat maritim, karena memang mahasiswa
sebagai pilar perubahan bangsa. “Kegiatan IMI dari kampus ke kampus sangat
strategis, yang bertujuan untuk meyakinkan kader-kader bangsa ini bahwa masa
depan Indonesia itu ada di laut,” kata Sudirman Saad.
Sedangkan Direktur
Eksekutif IMI, Dr Y Paonganan mengatakan pentingnya mahasiswa untuk menjadi
garda terdepan dalam sebuah tujuan yaitu Indonesia sebagai negara maritim.
“Peran mahasiswa sangat penting untuk menjadikan negara maritim. Kami minta
agar mahasiswa untuk terus mensosialisasikan maritime,” kata Doktor lulusan IPB
itu.
Acara tersebut digelar
atas kerja sama IMI, FPIK – USNI, KP3K – KKP dan TNI AL serta juga Himitekindo,
Perhimatekmi dan Himasperindo. Rektor USNI Profesor
Lijan P Sinambela mengakui berdasarkan data empiric, minat mahasiswa terhadap
dunia kelautan dan perikanan sangat minim. “Perlu ada strategi yang menarik
agar minat terhadap dunia laut di kalangan mahasiswa meningkat. Karena perlu
diakui bahwa Indonesia adalah negara maritim,” ujarnya.
Sumber : www.usrahkeluarga.blogspot.com
Sementara itu Guru
Besar IPB Prof Bonar P Pasaribu mengatakan untuk mencapai kemajuan dalam
pengelolaan dan pemanfaatan laut, maka penguasaan iptek kelautan dan perikanan
adalah satu keharusan. “Penguasaan tersebut mampu menjabarkan yang jelas dalam
pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan untuk
menghasilkan produk dan jasa bagi kesejahteraan bangsa,” kata Bonar.
Brigjen TNI Dody Usodo
Hargo mengatakan sudah saatnya pemerintah mengalihkan orientasi pemberdayaan
kekayaan alam di darat ke pemberdayaan sumber daya laut. Untuk mewujudkan
strategi tersebut, maka diperlukan adanya penataan dan penyusunan dalam bentuk
grand design sebuah negara maritime untuk menggali potensi kekayaan laut yang
dimiliki oleh NKRI.
Hal yang sama dikatakan
oleh Laksamana Pertama TNI, INGN Ary Atmaja sejak dahulu bangsa Indonesia sudah
terkenal sebagai bangsa maritim, bangsa yang berani mengarungi lautan luas, dan
merupakan bangsa besar yang disegani oleh negara-negara besar seperti India dan
China yang berlayar dan berdagang dengan menggunakan kapal sendiri.
Sumber : Maritime Magazine Edisi
21/Tahun II/Juni 2012


