Translate

Sabtu, 11 Februari 2012

fish finder

Share it Please
            Dalam penangkapan ikan, fish finder dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi tentang obyek-obyek bawah air, yakni bekerja berdasarkan pemancaran gelombang suara dan diterima kembali setelah dipantulkan oleh target. Alat ini dilengkapi dengan transducer yang dapat memancarkan gelombang suara secara vertical (Lestiawan, 2008). Selain untuk melihat kedalaman perairan, alat ini juga digunakan untuk mengetahui bentuk dasar perairan, jenis dasar perairan, suhu air, mendeteksi dan mencari gerombolan ikan terutama ikan-ikan demersal.  
            Cara pengoperasian fish finder, perlu mengetahui fungsi dari berbagai tombol yang tersedia pada display unit. Berbagai merk pabrikan fish finder, yang mempunyai versi sendiri-sendiri, namun secara garis besar fungsinya hampir sama. Macam dan fungsi tombol-tombol tersebut, antara lain:
-  Power on-off, berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan fish finder.
- Gain, berfungsi untuk mengatur kepekaan gambar pada recorder.
- White line, tombol ini berfungsi untuk memperjelas garis dasar perairan serta untuk membedakan antara garis dasar perairan dengan benda-benda yang berada didekat dasar perairan seperti ikan atau udang.
- Depth range, untuk mengatur range kedalaman yang akan dideteksi.
- Phase range, tombol untuk memilih tingkatan jarak atau lapisan kedalaman, dimana setiap lapisan kedalaman disesuaikan dengan jumlah kelompok jarak kedalaman.
- Paper speed, untuk mengatur kecepatan kertas peredam. Biasanya ada pilihan lambat, sedang dan cepat.

            Prinsip kerja fish finder (Naibaho, 2010) adalah pengukuran kedalaman laut berdasarkan pulsa getaran suara. Pulsa-pulsa getaran suara tersebut dipancarkan dari transducer kapal merambat melalui media air laut secara vertikal kedasar laut, kemudian dasar laut atau target lainnya seperti ikan dan lain-lain, akan memantulkan pulsa tadi yang kemudian diterima oleh transducer kapal. Selang waktu pulsa saat dipancarkan, hingga kembali kembali ke receiver dapat dihitung, sedangkan kecepatan merambat suara diair laut dapat dikatakan tetap, sehingga separuh waktu tempuh dikalikan dengan kecepatan suara diair
dapat dihitung sebagai kedalaman air.
Ada beberapa keuntungan dari penggunaan fish finder ini untuk pendugaan stok ikan, antara lain :
-  Waktu yang diperlukan untuk survey pendugaan stok relatif lebih singkat dan cepat.
-  Area survey yang dapat diliput, cakupannya lebih luas.
-  Keluaran atau hasil survey lebih variatif
-  Akurasi hasil survey lebih baik disbanding dengan metoda lain.
Disamping kelebihan – kelebihannya, penggunaan metoda fish finder ada kelemahannya pula, antara lain :
-  Perangkat keras fish finder untuk yang canggih harganya relative mahal.
-  Masih langkanya ketersediaan suku cadang.
-  Masih sedikitnya sumberdaya manusia (SDM) yang mampu untuk mengoperasikan, merawat dan memperbaiki peralatan fish finder.

            Penggunaan fish finder di kapal purse seine Pekalongan, digunakan sebatas untuk mengetahui
kondisi fisik di bawah air. Untuk mendeteksi dan mencari gerombolan ikan terutama ikan-ikan, nelayan masih menggunakan pengalaman dan insting.

Followers

Google+ Followers

Follow The Author